Home > Uncategorized > Sistem parkir elektrik part 1

Sistem parkir elektrik part 1

Kita tentu tahu apa itu parkir elektrik,,parkir elektrik menurutq adalah sistem parkir yang sudah terkomputerisasi,tercatat smua data transaksi mulai kapan dy masuk, id dy masuk apakah mggunakan id unik yang di generate otomatis oleh sistem parkir maupun menggunakan nopol dari kendaraan,jam keluar, lama dy parkir,serta besar retribusi yang dikenakan.
Dengan menggunakan pengertian seperti tu maka asumsi kita ato yang terfikir oleh kita adalah komputer yang menampung smua data transaksi. Ya..anda benar.. Sistem parkir elektrik tidak akan lepas dari fungsi sebuah komputer.

Pertama mungkin akan saya jelaskan sistem parkir sederhana yang mgkin banyak temen2 lihat di mall2, tempat tamasya, terminal dll. Sebuah sistem parkir terdiri dari input -proses – output ato dalam bahasa sehari2 pos masuk-server penyimpan transaksi- pos pintu keluar. pos masuk untuk menginputkan id kendaraan mis. Nopol ato id yg lain. Nah di pos masuk ini ada yg bersifat manless ada yg menggunakan operator. Jika menggunakan manless biasanya org yang akan parkir harus menekan suatu tombol di dekat pintu masuk(biasanya terdapat palang juga) setelah menombol maka akan keluar semacam struk transaksi yang biasanya menampilkan id otomatis dan detail jam masuk. Setelah struk keluar di barengi dengan terbukanya portal/palang parkirnya. Sedang untuk pintu masuk yang menggunakan operator. Maka si operator akan memasukan data id kendaraan yang akan masuk,misal nopol. Parkir elektrik kadang juga menggunakan cctv untuk meng-capture kendaraan yang akan parkir. Nah untuk cctv ini bersifat optional. Cctv akan bersifat penting jika yang parkir adalah kendaraan yg tiap menit,jam,hari bisa brubah jadi parkir kendaraan pribadi untuk umum. Tp menjadi optional jika di terapkan pada sistem yang kendaraan yg parkir adalah sama terus dan jumlahnya hampir sama tiap hari. Misal sistem parkir bus di terminal. Bus yang datang diterminal jumlahnya ya itu2 saja dan dugaan awal parkirnya tidak akan lama sirkulasi berjalan terus.
Setelah data id kendaraan di pintu masuk diinputkan maka data tersebut akan di simpan disebuah server terpusat. Komputer server ini akan menyimpan semua data yg sudah di inisialisasi untuk disimpan. Nah ketika di pos pintu keluar maka kendaraan yang akan keluar dari area parkir akan memberikan struck yang dia dapat di pintu masuk, lalu petugas akan meng-select data untuk mendapatkan data apakah benar ini id kendaraan ini?kapan dia masuk?berapa lama dy parkir?berapa retribusi yang haruz dia bayar. Setelah tampil smua data,data di print lalu di serahkan ke kendaraan yang parkir tadi berikut menerima besar retribusi yg harus dia bayar.
Untuk prosedur diatas cocok untuk sistem parkir yang menerapkan sistem progresiff atopun bermalam. Sedang yang tidak menggunakan sistem itu,tp menggunakan sistem retribusi sekali masuk, di pintu keluar tidak perlu meng select data,tp mgkin hanya mengcocokan apakah id yang di struk sama dg data kendaraan.

Sekian dlu untuk part 1 ulasan parkir elektrik, untuk lebih detail dan penjabaran yang lebih luas akan di uraikan di part selanjutnya

Advertisement
Categories: Uncategorized
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.